ゼッキョウシ の世界

ゼッキョウシ の世界
ルキ - ガゼット

Rabu, 28 April 2010

fanfic koron's confession chap.3

title: koron's confession
chap: 3
author: kiyoshi
rate: pg
pairs: reitaxruki, koronxkeiji
disclaimer: i believe that ruki will have a child from reita xO *ditabok*

+++
"Ya Tuhan. aku lupa menutup sangkarnya". Aku menyadari kecerobohanku pd saat itu, tampaknya keiji keluar saat aku dan Reita lengah.
"kaing kaing kaing"
"Maafkan ayah koron". Kupeluk erat anak kecilku yg dritadi tampak gelisah krn hilangnya kawan terbaiknya di depan matanya.
Kemudian aku melihat Reita menutup sambungan ponselnya sambil mendenguskan nafas.
"Bagaimana Reikun?"
"Sepertinya tdk ada. Neechan tidak melihat Keiji di rumahnya"
"Ma. . maaf"
"Eh, maaf untuk apa dear?"
"Karena aku lupa, Keiji jadi T___T"
"Ouch. Tidak dear, ini bukan kesalahanmu". Ia mengusap air mata yg bru saja jatuh di pipiku. "Seharusnya aku yg lebih menjaganya"
"Tapi itu jg kar. . ."
"Sssh. . Ia pasti kembali". Ia mengecup lembut bibirku yg bsah karna air mata. Sentuhan yg slalu membuat gelisahanku mjdi tenang.
"Mungkin Keiji hanya ingin brmain di luar. Sebagus apapun tmpatnya saat ini, baginya pundakku adalah tmpat terbaiknya utk pulang"
"Bagaimana kau bs seyakin itu?"
"Keiji itu belahan jiwaku, sama seperti Koronmu"
"Hm. . iya aku mengerti"
"Bagus, hapus air matamu Ruu. Kita cari Keiji bersama"
+++
Berdasarkan cerita Rei, selain sering bermain di rumah kakaknya, Keiji sgt menyukai bertengger di pohon momiji yg berada tepat di samping apaatonya. Daun merah tua momiji tampak berjatuhan di sekitar kami yg brusaha mencari sesosok burung nuri yg mungkin ada di dahannya. Namun dr tdi kami belum melihat sosok Keiji di sna.
"wuuf wuuf". Koron yg ikut mncari berusaha utk memanjat pohon itu.
"Kau tidak bisa sayang. Keiji tdk ada di sana". Kudekap bdan mungilnya dg tanganku.
"kaing"
"Sabar ya,sayang"
+++
Reita yg bru pergi ke dalam apaato untuk mencari Keiji pun memanggil namaku dr beranda apaatonya. "Ruu, ke sini sebentar"
"Ada apa?"
"Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu". Sambil memeluk Koron, ku langkahkan kakiku menuju lantai dua apaato kecil itu. Begitu smpai di dalamnya, Rei menarikku ke dlam kamarnya.
"Hei,kau mau apa?. Jgn mengajakku utuk hal spti itu saat ini"
"Bukan bgitu. Coba lihat ini"
"Memang apa ini?". Mataku menyipit melihat slah stu meja di kamar Reita yg brantakan.
"Makanan keiji yg aku simpan di meja ini tercecer"
"Hee. . jd?"
"Ya, dia pasti td ke sini. Aku yakin ia berada tak jauh dr sini"
"Kau sdh memeriksa smua ruanganmu?"
"Belum"
"Klo bgtu,ayo kita cari!"

tbc~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar